Pada akhir tahun 2024, Kota Semarang berhasil mencatatkan prestasi gemilang dengan mengendalikan inflasi dan menjaga keamanan selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Di tengah gejolak ekonomi global, warga Semarang dapat bernapas lega dengan inflasi terkendali sebesar 0,22%, sementara kenaikan harga kebutuhan pokok tetap di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET).
Prestasi Kota Semarang:
-
Inflasi Terkendali: Disebutkan bahwa pasokan beras, minyak, dan bahan pokok dari Badan Urusan Logistik (Bulog) aman hingga bulan Mei. Selain itu, stok gasoline dan gas oil mencukupi untuk 13 dan 15 hari ke depan.
-
Strategi Terpadu: Kunci keberhasilan ini terletak pada strategi 4K, yaitu keterjangkauan harga, kelancaran distribusi, ketersediaan pasokan, dan komunikasi efektif.
Langkah-Langkah Sukses:
-
Komitmen Wali Kota: Wali Kota, Hevearita Gunaryanti Rahayu (Mbak Ita), dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Nataru menegaskan komitmennya untuk menjamin ketersediaan dan keterjangkauan bahan pokok.
-
Kolaborasi: Melalui kerjasama dengan instansi terkait seperti Bulog, Pertamina, dan pelaku usaha, termasuk dinobatkannya sebagai Juara 1 kategori TPID Kabupaten/Kota Wilayah Indeks Harga Konsumen (IHK) Terbaik.
Solusi Jangka Panjang:
- Urban Farming: Selain pengendalian harga, Kota Semarang juga promosikan urban farming sebagai langkah jangka panjang untuk memperkuat ketahanan pangan, yang disambut baik oleh Wakil Menteri Pertanian RI.
Dampak Positif:
- Dengan ekonomi yang stabil, harga bahan pokok terjaga, dan dukungan program urban farming, Semarang kini menjadi kota yang nyaman untuk ditinggali dan berinvestasi, serta dapat menyongsong tahun baru dengan optimisme.
Masa Depan Semarang:
- Dengan dukungan dari pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat, Kota Semarang optimis menuju tahun 2025 yang lebih baik, menjadikan kota tersebut sebagai tempat yang sejahtera dan berkelanjutan.
Melalui sinergi dan kolaborasi yang kuat, Semarang memberikan contoh bagaimana pengendalian inflasi dan stabilitas ekonomi dapat memberikan dampak positif bagi seluruh warganya.